Lewati ke konten
Indonesia Business, Trade & Investment Gateway
Resource Center / Dokumen B20 & G20
PDFDokumen B20 & G202024

Komunikasi Akhir B20 Brasil 2024: Rekomendasi Kebijakan kepada G20

Komunike Akhir B20 Brasil 2024 menyajikan rekomendasi sektor bisnis kepada G20 untuk mendorong pertumbuhan inklusif dan masa depan berkelanjutan. Dokumen ini membahas transformasi ekonomi, transisi energi yang adil, inovasi digital, ketahanan rantai nilai global, pengembangan sumber daya manusia, integritas bisnis, sistem pangan berkelanjutan, serta keberagaman dan inklusi.

Tentang Dokumen

Dokumen resmi ini merupakan hasil kerja B20 Brasil 2024 yang diselenggarakan oleh Konfederasi Industri Nasional Brasil atau CNI. Dengan tema "Inclusive Growth for a Sustainable Future," dokumen menyatukan pandangan dan rekomendasi komunitas bisnis internasional dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Rekomendasi disusun berdasarkan lima arah utama:

Mendorong pertumbuhan inklusif serta mengatasi kelaparan, kemiskinan, dan ketimpangan.
Mempercepat transisi menuju emisi nol bersih yang adil.
Meningkatkan produktivitas melalui inovasi.
Memperkuat ketahanan rantai nilai global.
Meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia.

Dokumen mencakup hasil dari tujuh Task Force dan satu Action Council, dengan total 24 rekomendasi kebijakan. Bidang yang dibahas meliputi perdagangan dan investasi, ketenagakerjaan dan pendidikan, transisi energi dan perubahan iklim, transformasi digital, pembiayaan dan infrastruktur, integritas dan kepatuhan, sistem pangan dan pertanian berkelanjutan, serta perempuan, keberagaman, dan inklusi dalam dunia usaha.

Dokumen ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, investor, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan yang mempelajari kebijakan ekonomi global, keberlanjutan, investasi, perdagangan, dan kerja sama antara sektor publik dan swasta.

B20 BrasilG20ekonomi globalpertumbuhan inklusifpembangunan berkelanjutanperdaganganinvestasitransformasi digitaltransisi energikebijakan publik